Wednesday, May 4, 2011

Gaun Pernikahan Para Putri Kerajaan

Sama seperti orang lain yang menanti-nanti pernikahan akbar Pangeran William & Kate Middleton, aku juga gak kalah penasaran gimana jalannya pernikahan mereka yang kabarnya akan ditonton langsung ratusan juta atau bahkan miliaran orang di dunia.
Yeahh... aku juga menontonnya langsung dari TV lokal. ;p
Dan seperti kebanyakan pesta pernikahan, yang paling ditunggu orang biasanya adalah apa yang dipakai sang mempelai perempuan? Seberapa cantik & menawannya dia di hari pernikahannya? Kenapa dia mau menikah dengan pria itu? Eh.. yang terakhir ini gak ya...hehe...
Perempuan-perempuan muda seperti akyu ini juga pengen banget liat kecantikan Kate Middleton dalam balutan gaun pengantin. Sapa tau nanti bisa jadi referensi gaun pengantinku... haha... *blushing*

Sebelum membahas gaun Kate, mari kita tilik gaun-gaun pernikahan indah ala putri kerajaan di Eropa dari masa ke masa.

NB : Gambar-gambar diambil dari hasil googling.. so maaf kalo ada yang merasa jadi fotografernya, saya minta ijin ya mister.. tolong dimaklumi.. ;p

1.  Grace Kelly & Prince Rainier (Monaco, 18 April 1956)



Grace Kelly yang dulunya bintang film dan menikahi Pangeran Rainier dari Monaco ini tampak anggun & cantik memakai gaunnya.  Setelah melihat gaun Grace Kelly ini, aku jadi bisa ngebayangin kalo Kate Middleton sepertinya agak mencontek terinspirasi gaya vintage gaun Grace Kelly ini.  Menurutku, gaun Kate mirip dari pemakaian unsur lace di tangan & dada, tangan panjang, dan rok yang gak terlalu menggembung.
Perbedaannya, Grace Kelly memakai aksen renda sampai batas lingkar leher dengan sedikit aksen ban pinggang. Sweet. :)

2. Diana Frances & Prince Charles (Wales, 29 July 1981)


Pernikahan Inggris bak dongeng ala Lady Di & Pangeran Charles pasti banyak diingat orang karena menjadi pernikahan terbesar pada tahun 80-an.  Di hari pernikahannya, Diana memakai gaun warna ivory dengan aksen puffy atau mengembang di bagian lengan dan bagian bawah gaun yang didesain David dan Elizabeth Emmanue.  Aksen pita dan taburan mutiara di beberapa bagian gaun tampak menawan.  Gak cuma itu, ekor gaun dan veilnya pasti gak dilupakan orang sebagai aksen yang sangat panjang, sampai 7,6 meter. 
Ckckkk.... what a gown...    

3. Rania Al-Yassin & King Abdullah II (Jordania, 10 June 1993)
 


Rania menikahi Pangeran dari Yordania yaitu Pangeran Abdullah bin Al-Hussein yang kelak menjadi raja.  Dia memakai gaun pernikahan dengan bahan mengkilap dan lembut.  Lengan pendeknya jadi tampak unik karena biasanya mempelai wanita lebih suka gaun tanpa lengan atau sebaliknya, lengan yang panjang.  Well..mungkin karena budaya Timur ya.. 
Gaunnya memakai kerah seperti blazer yang diberi motif benang emas.  Benang emas itu juga terlihat di ujung lengan dan bagian bawah gaun untuk mempermanis penampilan Princess Rania.  

4. Marie-Chantal & Prince Pavlos (Yunani, 22 May 1995) 


 Marie-Chantal adalah putri miliuner Amerika yang menikah dengan putra mahkota Yunani yaitu Prince Pavlos di St. Sophia's Cathedral di Bayswater, London.  Gaunnya dirancang oleh perancang kenamaan, Valentino.  Aksen renda (atau lace) di dada dengan lengan panjang juga hampir mirip dengan gaun Grace Kelly.  Veil renda panjangnya yang menyapu lantai membuat penampilannya makin menawan.  Di ujung bawah gaun terdapat aksen sulam dengan ekor sepanjang 4,5 meter.  Kabarnya, gaun itu terbuat dari sutra dengan mutiara ivory bernilai £150,000. Hmmm.... 

5. Mette-Marit Tjessem Høiby & Crown Prince Haakon 
(Norwegia, 25 August 2001)


Mette-Marit (susah amat namanya..) ini putri Pak Tjessem, pegawai bank, &
Sven Olav Bjarte Hoiby, seorang jurnalis di Norwegia.  Walaupun udah punya anak berumur 4 tahun sebelumnya, suka berpesta, dan terlibat penggunaan obat-obatan terlarang (dan membuat ini adalah pernikahan kontroversial), dia memikat putra mahkota Norwegia dan menikahinya pada tahun 2001.  Gaun pernikahannya tampak sederhana dengan potongan di bagian leher dan dada yang tidak memiliki banyak aksen.  Lengannya yang panjang juga polos.  Bahan yang tipis dan ringan pada bagian bawah gaun dan wedding veil akan melambai ringan saat tertiup angin.  Hmm.. dan gulungan veil itu rasanya agak merepotkan si bridesmaid ya.. hehe.. Mungkin untuk mengimbanginya, dia pilih handbouquet yang super panjang itu ya... ;p Buatku sih itu... mm.. agak lebay.. hehe.. kayak pajangan bunga yang menggantung di pinggir pot di atas rumah. 
Oops, no hurt feeling ya princess... Anyway, u still look gorgeous kok. :)

6. Máxima Zorreguieta & Prince Willem-Alexander (Belanda, 2 Februari 2002)


Gaun Putri Máxima yang menikah dengan putra mahkota Belanda ini dirancang oleh Valentino.  Gaun bergaya klasik dengan bahan ivory mikado silk ini membuatnya terlihat mewah.  Bahan yang mengkilap membuat gaun tersebut memang lebih cocok untuk tidak diberi banyak aksen.  Yang menarik adalah wedding veil dari bahan lembut yang memiliki corak dan menambah tekstur pada gaun itu dibordir/disulam dengan tangan alias handmade.  Sebagaimana gaun seorang putri, gaun ini memiliki ekor yang sangat panjang, yaitu 5 meter.  Liat aja gimana 'dayang-dayang' membawa ekornya... ;)
 

7. Mabel Martine & Prince Friso (Orange-Nassau, 24 April 2004)



Princess Mabel of Orange-Nassau, Mabel Martine Wisse Smit ini memakai desain gaun pengantin yang berbeda dengan kebanyakan gaun pengantin.  Biasanya aksen pita terletak di satu di bagian pinggang atau dada, tapi gaunnya itu mempunyai aksen pita mungil di seluruh bagian gaun, dan juga di bagian ekor dengan pita yang sedikit lebih besar.  Gaun unik itu dipercantik dengan wedding veil berbahan kaku.. mm.. mungkin dari bahan tulle yaa.. (sok teu..).  Well, this gown is absolutely not my type, anyway.

8. Mary Elizabeth & Prince Frederik (Denmark, 14 May 2004)


Putri Mary dari Denmark ini terlihat cantik dalam gaun ivory sederhana dengan potongan layer seperti lipatan-lipatan dan (sepertinya) motif sulam/bordir lace.  Lengannya yang 3/4 itu menambah manis model gaunnya.  Wedding veilnya yang ringan juga memiliki corak pada bagian pinggir.  Perancang gaun tersebut adalah Danish dari Uffe Frank.  Gaunnya tampak seperti perpaduan model sekarang & model jaman dulu.  Simple and elegant.  I like it. :)

9. Crown Princess Victoria Désirée & Daniel Westling (Swedia, 19 June 2010)



Putri mahkota Swedia yang menikahi Personal Trainernya ini memiliki tubuh yang atletis.  Dia jadi tampak mempesona saat memakai gaun model sabrina dengan bagian leher dan bahu yang terbuka dan lengan pendek.  Looks so modern. Gaun rancangan Par Engsheden itu mulus tanpa hiasan di semua bagian, dan sekalipun tampak sederhana, tapi memancarkan aura penuh wibawa. Tiara yang besar & wedding veil dengan motif timbul pada bagian pinggir itu menjadikannya benar-benar terlihat sebagai seorang putri kerajaan.

10. Kate Middleton & Prince William (Wales, 29 April 2011)




There she is... semua mata memandang sang putri yang baru keluar dari Rolls-Royce dan merasakan kemegahan perayaan Royal Wedding.  Kate Middleton tampak anggun & bersahaja dibalut gaun A-line rancangan Sarah Burton. Klasik & anggun. That's Kate. 

Aku suka dengan detail train/ekornya yang tampak seperti layer, jadi kelihatan lebih rapi.  Sayang, motif renda/lace di bagian bawah gaun gak terlalu keliatan jelas kalau di video atau di foto dari jauh, padahal itu mempermanis gaunnya.
Tapi mungkin orang yang melihat dia dari dekat atau ada di sekelilingnya tahu detil gaunnya yaa... ;)  Tapi waktu di foto resmi saat dia duduk dengan Prince & flowergirlnya kliatan trainnya jadi bagus dibentuk melingkar, jadi tampak motif lacenya...
Wonderful!  Aah... I just love the lace (sedikit bocoran: I'll use it too on my gown!! ^_^).
Wedding veilnya terbuat dari bahan halus yang tidak terlalu ramai oleh motif, which is a great choice.  Wajah Kate yang selalu tersenyum itu jadi bisa lebih dinikmati. 
Beautiful Kate. ;) 
Well... mungkin pernikahan yang ditunggu ini memang bisa jadi pernikahan modern abad 21 & dinobatkan sebagai the wedding of the century, mengingat pangerannya tampan & putrinya yang cantik, ya kan? :)

Wednesday, March 16, 2011

Bom lagii...boomm lagiii....!! :(

Capek gak kamu tinggal di negara yg pemerintahnya dikerjain ama tukang teror yg hobi banget nyiptain bom buat ngelukain, dan kalo mungkin ngebunuh sesamanya yg dianggap 'sesat'?
Capek gak kamu ngeliat gambar tayangan berita di mana bom itu melukai orang-orang yg tidak sepantasnya dilukai?
Capek gak kamu denger berita-berita tentang para teroris ini meneror kedamaian di negeri ini dengan segala macam upaya?

Gak sadarkah mereka kalo hidup mereka itu ternyata udah dikuasai sama kebencian, kemarahan, keangkaramurkaan, keangkuhan, kebobrokan moral?
Dan itu gawat! Fatal! Hidupnya digerogoti oleh ketidakpuasan. Tidak ada damai sejahtera di hatinya. Tidak ada rasa cinta-kasih. Tidak ada rasa aman. Tidak ada rasa ikhlas. Tidak ada kepedulian.

Gimana mungkin mereka hidup selama umur mereka itu hanya untuk membenci sesama manusia, ketimbang mencintainya & membawa kedamaian?
Gimana mungkin mereka hidup dengan pikiran jahat untuk terus meneror, membalas dendam, menyakiti, membunuh orang-orang yg mereka anggap berdosa, tidak layak hidup, berbeda, sesat, jahat, kafir?
Apakah mereka sudah sampai level dewa sampai bisa menilai & menjatuhkan hukuman bagi sesamanya seperti itu?

Bukan kapasitasku untuk menilai.
Bukan kapasitasku untuk menentukan seseorang layak atau tidak.
Bukan kapasitasku untuk membunuh.

Kita dilahirkan bukan untuk membunuh. Tapi untuk memelihara kehidupan.
Kita dirancang untuk menggenapi rancangan-Nya yang penuh kemuliaan.
Bukan rencana iblis untuk mengacaukan dunia.

Tanyakan pada nurani kita, apakah kita masih sanggup menghadap TUHAN yang MAHAKUDUS itu dengan hati yang congkak, penuh amarah, benci, mulut yang mengutuk (dan dengan mulut yang sama juga memuja-Nya), tangan penuh noda, pikiran penuh kejahatan karena ingin melenyapkan nyawa sesama manusia ciptaan-Nya?



*mengingat bom yg meledak di Utan Kayu Jakarta, 15/3/11 k.l. pk. 16.00. Kejadian yg terus berulang hampir tiap saat.*

Tuesday, March 8, 2011

Udah Maret!!

Hosh..hosh... rasanya belom ngapa-ngapain ternyata udah Maret aja.
Dan ungkapan 'the art of doing nothing' itu masih menggeliat di benakku..huhu...
Walopun kita tau kita gak mungkin doing nothing even cuma seharian aja.
Pasti tetep gerak kan? Tetep jalan, ngambil makan, minum, nonton, bersihin pupnya si guguk, mandi, keluar beli ini-itu, de el el...
Mungkiin... mungkin lho yaa... Kalo mau bener-bener menghayati doing nothing adalah saat Nyepi (Oia, 5 Maret kemaren hari Nyepi).
Gak pernah sih nikmatin suasana Nyepi di Bali yg katanya bener-bener sepi & khusyuk banget. Someday pengen juga... karena aku juga hobi berkontemplasi...hehe.. walo seringkali hasilnya hanya ada dalam pikiran... ;p

Duluuuu sekali, aku punya waktu yang aku khususkan untuk berpuasa, berdoa, atau merenung... sehingga rasanya sedikit lega, plong, santai, tenang. Lalu beraktivitas lagi.
Yeaaahh..gak seharian penuh juga. Karena pasti ada aja gangguannya. ;p

Tapi punya satu hari aja yang kita bebaskan untuk sejenak merefleksi, membuang energi negatif dalam pikiran & diri, mengontrol apa yang kita makan, dan segala hal yang berhubungan dengan mendetox tubuh & jiwa, pastilah akan sangat mengesankan.
Masalahnya, punyakah kita tekad yang kuat untuk itu?
Menjadikan 'doing nothing' itu sebagai bentuk pembersihan diri & setelahnya melakukan perbaikan-perbaikan.
Kadang kita (aku) ngerasa terlalu 'penuh' untuk melakukan kontemplasi saja.
Ada banyak agenda, banyak rencana dalam pikiran, banyak hal-hal yang harus dikerjakan/diurus... walaupun mungkin pada akhirnya ada aja yang enakan dikerjakan besok-besok... 
Tapi yaa..kuakui, 'kepenuhan' hidup kita dengan banyak urusan di sekeliling kita ini memang membuat kita tetep aktif (senggaknya dalam pikiran --> mikir juga perlu energi), membuat kita tetep sadar.
Jadi, selama kita masih bisa bergerak, ya bergeraklah...
Tapi jangan lupa mencharge tubuh & jiwa kita dengan asupan yang baik.


Aktivitas itu perlu, istirahat pun perlu.
Bergerak perlu, kontemplasi pun perlu.
Hidup perlu seimbang. Jiwa & raga perlu keharmonisan.
Hmm...seems nice. ;)
Semoga bisa dilakukan di bulan ini.

Daftar yang (seharusnya) bisa kulakukan:
- Bangun lebih pagi & berolahraga (ouch!)
- Makan buah supaya daya tahan tubuh lebih baik
- Makan tepat waktu & seimbang (agak sulit mengingat kadang malas masak sendiri..hahaha..)
- Setting pikiran & tindakan pada tombol 'Right'-'Positive'-'Keep moving'-'Bless others'
- Doing hobby like dancing & doing art-thingy
- Loving more :)
- bla bla bla.....

Next agenda, please!